Kamis, 20 November 2025

06. FILE SERVER

                                                                      JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanSistem Operasi Jaringan12.05/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 4Menginstal Sistem Operasi Jaringan6 x 45 Menit



Nama JobsheetTanggal Praktikum
FILE SERVER21 november 2025
Nama SiswaKode Score
T908

DIAN AYU OKTAVIA 



I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Sistem Operasi Linux Debian
3. Siswa mampu Menginstal File Server

 

II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 10
3. Panduan Menginstal File Server

 

III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA


1. Pertama, login dulu masukkan user dan passwordnya.


2. Setelah itu, install samba dengan perintah "apt install samba" "y" tunggu sampai selesai.
    






3. Lalu, ketik "mkdir /home/share" dan ketik "chmod -R 777 /home/share/"

4. Setelah itu, ketik "nano /etc/samba/smb.conf" tambahkan paling bawah 
"[FileServerSmb] 
path = /home/share
browseable = yes
guest ok = yes
writable = yes"
    
   



5. Kemudian restart ketik "/etc/init.d/smbd restart"




6. Kemudian "var/www/web01/index.html" lalu isi mandiri sesuai yang di contohkan.



7. Buka Run atau tombol windows + r dan tulis alamat dari server.


8. Tampilan pertama dari file server
    

Tampilan dalam folder FileServerSmb












Jumat, 03 Oktober 2025

05. Web Server

 JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan Jaringan Sistem Operasi Jaringan12.04/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 4Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit




Nama JobsheetTanggal Praktikum
web serverOktober 2025
Nama SiswaKode Score
       Dian Ayu Oktavia


I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Sistem Operasi Linux Debian 12
3. Siswa mampu Konfigurasi DNS Pada Debian 12 

 

II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 11
3. Panduan Konfigurasi DNS Pada Debian 12

 

III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA

Konfigurasi Web Server

 


Gambar 420. Web Server


Apache web server adalah aplikasi perangkat lunak yang memungkinkan kamu untuk meng-host situs web dan aplikasi web melalui internet. Web server ini menyediakan platform untuk server HTTP. Apache yang menangani permintaan dan respons HTTP. 

Jika kamu ingin menjalankan website atau aplikasi web tetapi tidak tahu cara mempersiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk menjalankannya, kamu dapat menggunakan server web Apache sebagai titik awal.

Sebelum mengenal lebih jauh tentang apa itu Apache ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa itu web server. Berikut ini adalah penjelasan mengenai apa itu Apache Web Server. 


Apa itu Web Server

Beberapa web server paling populer misalnya adalah Apache dan Nginx. Selain itu Beberapa situs web juga menggunakan layanan hosting berbasis cloud untuk menyimpan data website seperti layanan dari Biznet Gio.

Web server dapat berupa server fisik dan virtual yang didalamnya terdapat software yang berjalan pada protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Web server bertindak seperti komputer yang menyimpan dan mengirimkan data website ke komputer lain atau dikenal sebagai komputer host.

Selain itu karena berjalan pada HTTP server, web server bisa berkomunikasi dengan browser dan komputer lain melalui internet.


Sejarah Apache Web Server

Apache pertama kali dirilis oleh sebuah tim dari National Center for Supercomputing Applications (NCSA) pada tahun 1995. Software ini disebut NCSA HTTPd dan dikembangkan sebagai alternatif untuk server web asli milik NCSA yang saat itu menggunakan kode dari Microsoft Windows.

Pada tahun 1996, dua pengembang dari University of Illinois di Urbana-Champaign bergabung dengan NCSA untuk terus mengembangkan proyek tersebut. Mereka menamai proyek tersebut dengan nama Apache yang diambil dari nama salah satu suku asli dari Amerika "Apalachee." 

Setelah menjadi web server yang cukup menjadi hit di Amerika, pada tahun 1999, Apache meluncurkan Apache Software Foundation. Yayasan ini memberikan dukungan organisasi, hukum, dan keuangan untuk Server HTTP Apache. 

Yayasan inilah yang membuat perkembangan Apache selalu terbuka untuk komunitas dan mempertahankan status “open-source” nya dan semenjak dinaungi Apache Software Foundation, HTTP server Apache saat ini menjadi salah satu web server paling banyak digunakan bersama dengan Nginx.



Kelebihan Apache Web Server

Apache merupakan server open-source yang gratis untuk digunakan dan dapat dikustomisasi agar sesuai dengan kebutuhan setiap website. Apache sendiri merupakan salah satu adalah web server paling populer di dunia dengan lebih dari 40% situs web menggunakan Apache. 

Apache memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

• Instalasi Mudah

Untuk menginstal Apache cukup mudah dan juga tidak membutuhkan kemampuan teknis untuk menginstal Apache. Cukup unduh installer dari apache.org/download dan jalankan di komputer, kemudian Apache siap digunakan.

• Konfigurasi Mudah

Terdapat beberapa metode dan cara yang berbeda untuk mengatur Apache, namun untuk konfigurasi dan pengaturannya akan diotomatisasi oleh Apache sendiri.

• Fleksibel dan Bebas Dimodifikasi

Bersifat open-source sehingga siapapun bisa mengubah sumber kode dari Apache untuk memodifikasi server sehingga dapat memenuhi kebutuhan spesifik untuk website ataupun aplikasi web milikmu.

• Mampu Meng-handle Lalu Lintas Tinggi

Apache mampu menampung beban kerja yang tinggi sehingga juga bisa menangani lonjakan traffic yang tinggi sehingga menyebabkan website lebih stabil. Website yang menggunakan web server Apache juga jarang down karena optimasi yang dilakukan oleh Apache.

• Mampu meng-host banyak website

Apache mampu menangani jumlah situs web yang tidak terbatas per instance. Itu berarti jika kamu mempunyai lebih dari satu website maka setiap website dapat memiliki folder dan file sendiri tanpa memengaruhi website lain yang di-host pada satu server yg sama.

• Memiliki perlindungan dari serangan siber

Apache memiliki perlindungan minimum untuk mencegah serangan siber khususnya dari serangan-serangan umum seperti brute force.

• Gratis

Terakhir, web server ini bisa digunakan secara gratis dan bisa diunduh gratis oleh setiap orang.



Kekurangan Apache

Di sisi lain, Apache sebenarnya juga memiliki beberapa kekurangan seperti, Apache tidak dilengkapi dengan antarmuka pengguna grafis (GUI) , jika kamu ingin mengakses kontrol penuh ke server Apache kamu harus belajar cara menggunakan command pada terminal.


Cara menggunakan Apache Web Server pada server Debian adalah sebagai berikut :
1. Login - hak akses admin / root pada server Debian


2. Pasang DVD ISO 1 lalu masukan perintah “apt install apache2”



3. lalu ketik "nano /etc/network/interfaces"


4.  Setelah itu, install apache2 dengan perintah "apt install apache2" "y" tunggu sampai selesai.


      

5.  Lalu, ketik "cd /etc/apache2/sites-available/" dan ketik "cp 000-default.conf web01.conf"

    

   


6. Setelah itu, ketik "nano web01.conf" tambahkan "ServerName web01.serverfram.fram"

     

7. Kemudian ketik "mkdir /var/www/web01"

     



8. Kemudian "var/www/web01/index.html" lalu isi mandiri sesuai yang di contohkan.       

     

9. Untuk mengizinkan pengguna ketik "nano /etc/profile" tambahkan di akhiran ":usr/sbin" dibagian PATH.

     

10. Masukkan perintah ". /etc/profile" untuk mengaktifkan.

      

11. Masukkan perintah "a2ensite web01.conf"

      



12. Restart masukkan perintah "/etc/init.d/apache2 restart"


       

13. Uji di Browser


        

    












Kamis, 11 September 2025

04. Konfigurasi DNS Pada Debian 12

JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan Jaringan Sistem Operasi Jaringan12.04/SOJ/2526
Tingkat / KelasMateri PokokWaktu Pembelajaran
XII TJKT 4Menginstal Sistem Operasi Jaringan8 x 45 Menit




Nama JobsheetTanggal Praktikum
Konfigurasi DNS Pada Debian 12Agustus 2025
Nama SiswaKode Score
       Dian Ayu Oktavia


I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Sistem Operasi Linux Debian 12
3. Siswa mampu Konfigurasi DNS Pada Debian 12 

 

II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 11
3. Panduan Konfigurasi DNS Pada Debian 12

 

III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA


1. Sebelum login setting di network buat 2 internet yang internet 1 NAT, internet 2 Bridge. Buka VirtualBox yang sudah dibuat klik mulai tunggu sampai bisa di login.





2. Buat IP Address ketik "nano /etc/network interfaces" setelah itu ganti seperti ini. setelah itu restart "systemctl restart networking". Setelah itu cek IP ketik "ip a" dan cek ping google.com.







3. Selanjutnya isi sources.list nya, ketik "nano /etc/apt/sources.list" lalu masukkan seperti ini ketik mandiri. 




4. Selanjutnya update ketik "apt update" dan install bind9 "apt install bind9".







5. Selanjutnya ganti "cd /etc/bind" lalu ketik "ls" dan copy db nya seperti ini.







6. Selanjutnya ketik "nano db.forward" dan "nano db.reverse".
                                                        
                                                                                



7. Selanjutnya ketik "nano named.conf.default-zones" setelah itu ganti seperti ini yang bawah.




8. Selanjutnya tambahkan resolv ketik "nano /etc/resolv.conf" tambahkan seperti ini. Setelah itu ketik "named-checkconf" dan restart "systemctl restart bind9".







9. Selanjutnya install dnsutils nya "apt install dnsutils".




10. Selanjutnya cek atau tes "nslookup 192.168.8.10"
        dan "nslookup dian.lab"



06. FILE SERVER

                                                                                        JOB SHEET SMK TUNAS HARAPAN PATI Program Keahlian Ma...